Senin, 22 Oktober 2012

AWAL MULA PERKEMBANGAN KOMPUTER


Di dalam suatu Sistem informasi hanya dibutuhkan beberapa saja untuk menentukannya misalnya seperti yang di dalam video hanya diumpamakan seperti tombol merah dan hitam tapi banyak tombol yang diformulasikan untuk menemukan banyak macam sistem informasinya
Komputer hanya tersusun dari beberapa tombol tapi bisa medapatkan banyak informasi dari sana. Bukaan hanya itu komputer perkembngannya sangat cepat dan signifikan. Dari mulai memberikan informasi sampai bisa menyimpan data jadi kita dapat menyimpan informasi tersebut.
Komputer dapat berfungsi karena beberapa komponen, yaitu dari hardware dan Software jika ditiadakan Salah satunya maka tidak akan dapat bekerja, karena mereka saling melengkapi
Komputer dapat diubah menjdi simbol untuk menandai benda misalnya seperti barcode yang digunakan pada barang-barang belanjaan di Supermarket. Untuk mengetahui Harganya kasir tinggal menggunakan scan barcode dan harganya akan muncul.
Semakin lama perkembangan komputer semakin signifikan. Komputer sekarang merupakaan tempat mencari informasi dan menyimpannya sama seperti halnya perpustakaan.
Bedanya perpustakaan mempunyai tempat yg lebih besar, dan sangat merepotkan untuk membolak-balik halaman yang kita butuhkan.
Tapi komputer mempunyai suatu alat yg bernama RAM (random access memory) jadi kita dapat melihat atau mencari informasi apa yang sedang kita butuhkan tanpa membuka yang lain yang tidak kita perlukan.
Bayangkan jika kita mencarii buku yang kita inginkan dalam perpustakaan, sangat tidak efisien dan fleksibel, tapi komputer dapat mencarikan data yang kita butuhkan hanya dengan memasukkan keyword(kata kunci).
Semua buku yang adaa dalam perpustakaan dengan beribu kalimat dalam huruf dapat dengan mudah disimpan dan dibuka dalam komputer yang berukuran kecil, selain efisien waktu dan fleksibel, perkembangan tekhnologi informasi khususnya komputer dapat memudahkan kita dalam segala sesuatu.
Berbeda dengaan menyimpan dan mebuat huruf-huruf, angka dan kalimat, membuat gambar dengan komputer caranya berbeda, kita harus membuat titik, dan menghubungkan titik satu dengan yang lainnya, maka akan menghasilkan sebuah gambar di layar komputer.
Dengan menghubungkan titik" tersebut dan memberikannya warna maka kita akan dapat melihat dengan jelas seluruh gambar tersebut akan membentuk dan membuat apa
Selain itu komputer akan dapat menjadi lebih kuat, lebih berguna dan bermanfaat jikaa mereka dijadikan satu kesatuan dengan membentuk jaringan. Bayangkan saja seperti sapu lidi, lebih mudah membersihkan debu bila lidi tersebut banyak dan dijadikan satu begitu juga jaringan komputer. Jaringan komputer tersusun dari knot-knot dan macam-macam jaringannya pun sangat beragam misalnya seperti jaringan LAN, WLAN, dan lain-lain. Tapi di suatu jaringan yang menghubungkan banyak komputer biasanya terdapat satu komputer yang menjadi induk dari komputer yang lainnya dan dapat mengatur.
komputer yg lainnya yg dinamakan dengan komputer utama.
Jaringan ini dapat memudahkan kita terhubung dengan luar dunia tanpa melewati halangan dan rintangan apapun, dunia serasa di genggaman tangan. Tanpa melewati banyak pos atau pemberhentian kamu dapat langsung berada di tempat tujuan dan langsung mendapatkan informasi yang kamu inginkan, begitu hebat kan perkembangan tekhnologi yang berkembang sekarang.
Begitu banyaak kegunaan perkembangan tekhnologi informasi seperti komputer ini, kita sebagai mahasiswa pun merasakan sekali dampak dan manfaatnya. Ketika masyarakat buta akan suatu hal komputer dapat membantunya bahkan mengajarkan nya sampai selesai permasalahan kita. Begitu juga bila kita ingin ahli dalam suatu bidang, komputer dapat menjari tahu agar kita dapat mempelajari keahlian tersebut dengan sangat mudah, misalnya seperti autocad, program komputer yang satu ini dapat mempermudah kita menjadi ahli dalam menata suatu bentuk yang akan kita praktikkan, suatu program komputer tersebut sudah sangat populer dan haruus dikuasai oleh para ahli-ahli tekhnik.
Perkembangan tekhnologi yang sudah mengarah ke arah internet dapat tersambung dgn dunia luar tanpa ada batasan, dan para remaja dengan sangat kreatif membuat plugged in untuk menjalankan bisnis agar lebih mudah dan lebih mudah diketahui orang orang dari daerah manapun. Mereka membuat sebuah web pages dengan halaman www, dengan halaman yang menarik dan dibuat sekomunikatif mungkin para pengunjung web pages nya akan tertarik dengan bisnis yg dijalankan. Begitu banyak kemudahan perkembangaan tekhnologi computer dan internet bagi kehidupaan kita. Tidak dapat dipungkiri semuanya membutuhkan internet agar tak pernah ketinggalan dan up to date dengan berita terbaru yg ada.
Perkembangan tekhnologi yang sudah sangat diluar nalar dibuat oleh para ilmuwan dengan membuat komputer seperti serangga yang dapat merasakan apa yang ada di depannya dengan cara melacak jalurnya. Tapi percobaan ini gagal dikarenakan otak makhluk hidup jauh lebih kompleks dan lebih berharga daripada komputer apapun yang ada di dunia sekalipun itu robot yang paling berharga sekalipun.

Selasa, 01 Mei 2012

manusia dan harapan

Secara kharfiah Harapan berasal dari kata harap yaitu keinginan supaya sesuatu terjadi atau sesuatu terjadi atau suatu yang belum terwujud. Harapan dapat diartikan sebagai menginginkan sesuatu yang dipercayai dan dianggap benar dan jujur oleh setiap manusia dan harapan agar dapat dicapai, memerlukan kepercayaan kepada diri sendiri,kepercayaan kepada orang lain dan kepercayaan kepada ALLAH SWT.
Tentu setiap manusia memiliki harapan di dalam menjalani kehidupan, karena saya seorang mahasiswa, maka saya akan mengambil contoh ; saya berharap mendapat nilai yang bagus di dalam semua mata kuliah yang saya ambil, itu harapan saya dalam jangka waktu pendek. Tapi jika dirunut lebih dalam, pastinya saya berharap menjadi orang yang berguna bagi bangsa dan Negara, kelak (harapan jangka panjang).
Menurut kodratnya dalam diri manusia terdapat 2 dorongan,yaitu dorongan kodrat serta dorongan kebutuhan hidup. Terkait dengan kebutuhan manusia tersebut , abraham maslow mengkategorikan kebutuhan manusia menjadi 5 macam atau disebut juga 5 harapan manusia, yaitu;
1.harapan untuk memperoleh kelangsungan hidup
2.harapan untuk memperoleh keamanan
3.hak untuk mencintai dan dicintai
4.harapan diterima lingkungan
5.harapan memperoleh perwujudan cita-cita

Manusia dan Harapan
Harapan itu bersifat manusiawi dan dimiliki semua orang. Dalam hubungannya dengan pendidikan moral, untuk mewujudkan harapan perlu di wujudkan hal – hal sebagai berikut:


a. harapan apa yang baik
b. bagaimana mencapai harapan itu
c. bagaimana bila harapan itu tidak tercapai.
Jika manusia mengingat bahwa kehidupan tidak hanya di dunia saja namun di akhirat juga, maka sudah selayaknya “harapan” manusia untuk hidup di kedua tempat tersebut bahagia. Dengan begitu manusia dapat menyelaraskan kehidupan antara dunia dan akhirat dan selalu berharap bahwa hari esok lebih baik dari pada hari ini, namun kita harus sadar bahwa harapan tidak selamanya menjadi kenyataan.


sumber: http://www.worldfriend.web.id

Senin, 30 April 2012

Manusia dan Keindahan

Keindahan

Kata keindahan berasal dari kata indah, artinya bagus, permai, cantik, elok, molek dan sebagainya. Keindahan identik dengan kebenaran. Keindahan adalah kebenaran dankebenaran adalah keindahan. Keduanya mempunyai nilai yang sama yaitu abadi, danmempunyai daya tarik yang selalu bertambah. Yang tidak mengandung kebenaran berartitidak indah. Keindahan juga bersifat universal, artinya tidak terikat oleh selera perseorangan,waktu dan tempat, kedaerahan, selera mode, kedaerahan atau lokal.Menurut cakupannya orang harus membedakan keindahan sebagai suatu kualitasabstrak dan sebagai sebuah benda tertentu yang indah. Untuk pembedaan itu dalam bahasaInggris sering dipergunakan istilah beauty(keindahan) dan the beautiful


(benda atau halindah). Dalam pembatasan filsafat, kedua pengertian ini kadang-kadang dicampuradukkansaja. Disamping itu terdapat pula perbedaan menurut luasnya pengertian: 

a. Keindahan dalam arti luasKeindahan alam arti luas merupakan pengertian semula dari bangsa Yunani duluyang didalamnya tercakup pula kebaikan. Plato misalnya menyebut tentang watak yangindah dan hukum yang indah, sedang Aristoteles merumuskan keindahan sebagai sesuatuyang selain baik juga menyenangkan. Plotinus menulis tentang ilmu yang indah,kebajikan yang indah. Orang Yunani dulu berbicara juga tentang buah pikiran yang indahdan adat kebiasaan yang indah. Tapi bangsa Yunani juga mengenal keindahan dalam artiestetis yang disebutnya

symetria

untuk keindahan berdasarkan penglihatan dan harmoniauntuk keindahan berdasarkan pendengaran. Jadi pengertian keindahan seluas-luasnya meliputi: 
1) keindahan seni, 
2) keindahan alam, 
3) keindahan moral, dan 
4) keindahanintelektual.
  
b. Keindahan dalam arti estetis murniKeindahan dalam arti estetis murni menyangkut pengalaman estetis dariseseorang dalam hubungannya dengan segala sesuatu yang dicerapinya. Dalam rangkateori umum tentang nilai, The Liang Gie menjelaskan bahwa pengertian keindahandianggap sebagai salah satu jenis nilai seperti halnya nilai moral, nilai ekonomik, nilaipendidikan dan sebagainya. Nilai yang berhubungan dengan segala sesuatu yang tercakupdalam pengertian keindahan disebut nilai estetik.Menurut dictionary of sociology and related sciences, nilai adalah suatu realitaspsikologis yang harus dibedakan secara tegas dari kegunaan, karena terdapat dalam jiwamanusia dan bukan pada bendanya itu sendiri. Nilai itu oleh orang dipercaya terdapatpada sesuatu benda sampai terbukti ketakbenarannya.



 

Tentang nilai itu ada yang membedakan antara nilai subyektif dan nilai obyektif,atau ada yang membedakan nilai perseorangan dan nilai kemasyarakatan. Tetapipenggolongan yang penting adalah nilai ekstrinsik dan nilai instrinsik.Nilai ekstrinsik adalah sifat baik dari suatu benda sebagai alat atau sarana untuk sesuatu hal lainnya (

instrumental/contributory value), yakni nilai yang bersifat sebagaialat atau membantu. Sedangkan nilai instrinsik adalah sifat baik dari benda bersangkutan,atau sebagai suatu tujuan, ataupun demi kepentingan benda itu sendiri. Contoh:Puisi, bentuk puisi yang terdiri dari bahasa, diksi, baris, sajak dan irama, itu disebutnilai ekstrinsik. Sedangkan pesan yang ingin disampaikan kepada pembaca melalui(alat benda) puisi itu disebut nilai instrinsik.Tari, tarian merupakan nilai ekstrinsik, sedangkan pesan yang ingin disampaikan olehtarian itu ialah nilai instrinsik. 

c. Keindahan dalam arti terbatas dalam pengertiannya dengan penglihatan artinya lebih disempitkan sehingga hanya menyangkut benda yang diserapnyadengan penglihatan. Jika berbicara tentang keindahan dalam diri manusia, padahakikatnya ada dua dasar dalam diri manusia yang membentuk keindahan itu sendiri yaituKontemplasi dan Eskatansi .




Dimana Kontemplasi adalah sebagai pencipta keindahan daridiri manusia sedangkan Eskatansi merupakan penyataan dari bentuk keindahaan itusendiri.Pengungkapan keindahan dalam karya seni didasari oleh motivasi tertentu dandengan tujuan tertentu pula. Motivasi itu dapat berupa pengalaman atau kenyataan mengenaipenderitaan hidup manusia, mengenai kemerosotan moral, mengenai perubahan nilai-nilaidalam masyarakat, mengenai keagungan Tuhan, dan banyak lagi lainnya. Tujuannya tentusaja dilihat dari segi nilai kehidupan manusia, martabat manusia, kegunaan bagi manusiasecara kodrati. Berikut ini akan dicoba menguraikan alasan/motivasi dan tujuan seniman menciptakan keindahan.


Tata nilai yang telah usingTata nilai yang muncul dalam adat istiadat ada yang tidak sesuai lagi dengan keadaan.b.


Kemerosotan zamanKeadaan yang merendahkan derajat dan nilai kemanusiaan ditandai dengan kemerosotanmoral, pada umumnya bisa diketahui dari tingkah laku manusia itu sendiri terutama darisegi kebutuhan seksual.c.


Penderitaan manusiaManusialah yang membuat orang menderita sebagai akibat nafsu ingin berkuasa, serakah,tidak berhati-hati dan sebagainya. Hal ini akan menciptakan suasana yang tidak indah.
 
d. Keagungan TuhanKeindahan alam merupakan keindahan mutlak ciptaan Tuhan. Manusia hanya bisameniru saja keindahan ciptaan Tuhan itu.

Minggu, 08 April 2012

manusia & cinta kasih

Cinta kasih adalah perasaan kasih sayang atas sesama. Cinta semacam ini adalah perasaan saling menghargai antara satu dengan lain, tidak memperdulikan perbedaan-perbedaan yang ada diantara kita. Cinta kasih membutuhkan ketulusan dan pengorbanan dan rasa saling toleran antara satu dengan yang lainnya.

Cinta kasih bukanlah perasaan menyukai atau rasa ingin memiliki, tetapi cinta kasih adalah rasa saling menghormati dan rasa saling menghargai walaupun kita mempunyai banyak perbedaan antara satu dengan yang lainnya. Jika kita mempunyai rasa cinta kasih terhadap sesama, maka akan melahirkan perdamaian di dunia atau pun di lingkungan sekitar kita.

Cinta kasih bisa dicontohkan dengan adanya sikap toleransi, misalnya kita mempunyai teman yang berbeda agama, maka kita harus menghormati keyakinannya dan menghargai perbedaan itu, agar kita tidak saling memusuhi.

Saling bermusuhan tidak akan menciptakan kedamaian dalam diri kita. Kita harus menghormatinya sebagaimana dia menghormati kita. Kita harus menghargainya sebagaimana dia menghargai kita.

Kedamaian di dunia tidak akan tercipta tanpa adanya cinta kasih. Cinta kasih tidak akan tercipa tanpa adanya ras saling menghormati dan menghargai dan juga sikap toleransi. Setiap perbedaan akan melahirkan keberagaman yang sangat indah jika kita renungkan, perbedaan akan menjadikan dunia ini semakin berwarna, dan hanya dengan cinta kasihlah kita dapat memahami arti perbedaan itu.

Cinta kasih adalah ajaran utama bagi manusia. Setiap manusia yang ada di dunia dilahirkan dari perasaan cinta kasih antara kedua orang tua kita, dan begitupun sebaliknya, kita hanya akan bisa membalas cinta kasih kedua orang tua kita dengan cinta kasih kita.

Jika kita ingin hidup aman dan damai di dunia ini, ciptakanlah rasa saling peduli, saling tolong menolong, dan juga membantu orang lain yang sedang kesusahan. Cinta kasih bisa diwujudkan dengan memberi sumbangan kepada orang yang tidak mampu, memberi pertolongan kepada orang yang sangat membutuhkan, memberi perhatian kepada orang yang dikesampingkan, dan juga mengangkat martabat orang-orang yang tertindas.

Begitu banyak kekacauan di dunia ini yang ditimbulkan oleh tidak adanya rasa cinta kasih terhadap sesama kita. Padahal, jika kita saling menghargai dan menebarkan rasa cinta kasih kita kepada orang lain, maka orang lain juga akan menebarkan rasa cinta kasihnya kepada kita.

Oleh sebab itulah, selalu tebarkan rasa cinta kasih kita kepada orang lain, agar kedamaian selalu tercinta di lingkungan kita ataupun di dunia kita. Kedamaian hanya akan tercipta dengan adanya rasa cinta kasih terhadap sesama.

Selasa, 13 Maret 2012

MENGENAL TARIAN TRADISIONAL

Indonesia kaya akan seni dan budaya, ada banyak ragam seni dan budaya yang berkembang di indonesia, mulai dari Sabang sampai Merauke, kita bisa mendapati seni dan budaya yang unik dan indah.

Jika harus menyebutkan, menuliskan atau menyusun keragaman seni dan budaya itu, pasti akan ada banyak seni dan budaya yang mungkin tidak dikenal. Bagaimana tidak, untuk satu daerah di mana kita tinggal saja ada begitu banyak keragamannya. Itulah bukti nyata betapa kayanya negara kita akan seni dan budaya.

Arti Seni dan Budaya

Pengertian seni dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah karya yang diciptakan dengan keahlian yang luar bisa. Seni memiliki unsur keindahan. Seni juga mempunyai arti kesanggupan akal untuk menciptakan sesuatu yang bernilai tinggi (luar biasa).

Sementara arti dari budaya, masih dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah pikiran; akal budi. Kebudayaan adalah hasil kegiatan dan penciptaan batin (akal budi) manusia, seperti kepercayaan, kesenian, dan adat istiadat.

Penulis menyimpulkan seni dan budaya adalah seni keindahan hasil buah karya manusia yang diciptakan oleh nenek moyang, kemudian diturunkan secara turun temurun baik itu berupa kepercayaan, kesenian ataupun adat istiadat. Tak heran jika kita mendapati seni budaya kita sarat akan nilai moral dan sosial.

Tarian Tradisional

Seni tari tradisional kita pun sarat akan nilai moral dan sosial. Selalu ada cerita yang ingin disampaikan melalui gerakan-gerakan tubuh yang indah itu. Tak jarang disuatu lingkungan tertentu ada tarian yang tidaksembarang orang dapat menarikannya.

Tari Jaipong

Tari jaipong berasal dari daerah Jawa Barat, tepatnya dari tatar Sunda. Tarian ini merupakan tarian pergaulan yang cukup populer didaerah Jawa Barat. Pencetusnya adalah seorang seniman Bandung yang bernama Gugum Gumira.

Menurut sejarah, tari jaipong ini merupakan modifikasi dari tarian Jawa Barat yang sudah lebih dahulu populer, yaitu ketuk tilu. Seiring perkembangan zaman, kini tari jaipongan banyak disukai, sehingga bukan hanya ditampilakn di acara selamatan atau pesta pernikahan saja, melaikan sering juga ditampilkan di acara hiburan.

Tari jaipong bisanya dibawakan secara berpasangan atau berkelompok. Penarinya selalu tampak semangat dengan gerakan yang menghentak diiringi musik yang juga tidak kalah aktraktif. Dengan ciri khas alat musik kendangnya, tari jaipong menjadi suguhan hiburan yang menarik.

sumber dari: http://www.anneahira.com/

Kamis, 05 Januari 2012

HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA INDONESIA

Menurut Prof. Dr. Notonagoro:

Hak adalah kuasa untuk menerima atau melakukan suatu yang semestinya diterima atau dilakukan melulu oleh pihak tertentu dan tidak dapat oleh pihak lain manapun juga yang pada prinsipnya dapat dituntut secara paksa olehnya..
Hak dan Kewajiban merupakan sesuatu yang tidak dapat dipisahkan, akan tetapi terjadi pertentangan karena hak dan kewajiban tidak seimbang. Bahwa setiap warga negara memiliki hak dan kewajiban untuk mendapatkan penghidupan yang layak, tetapi pada kenyataannya banyak warga negara yang belum merasakan kesejahteraan dalam menjalani kehidupannya. Semua itu terjadi karena pemerintah dan para pejabat tinggi lebih banyak mendahulukan hak daripada kewajiban. Padahal menjadi seorang pejabat itu tidak cukup hanya memiliki pangkat akan tetapi mereka berkewajiban untuk memikirkan diri sendiri. Jika keadaannya seperti ini, maka tidak ada keseimbangan antara hak dan kewajiban. Jika keseimbangan itu tidak ada akan terjadi kesenjangan sosial yang berkepanjangan.
Untuk mencapai keseimbangan antara hak dan kewajiban, yaitu dengan cara mengetahui posisi diri kita sendiri. Sebagai seorang warga negara harus tahu hak dan kewajibannya. Seorang pejabat atau pemerintah pun harus tahu akan hak dan kewajibannya. Seperti yang sudah tercantum dalam hukum dan aturan-aturan yang berlaku. Jika hak dan kewajiban seimbang dan terpenuhi, maka kehidupan masyarakat akan aman sejahtera. Hak dan kewajiban di Indonesia ini tidak akan pernah seimbang. Apabila masyarakat tidak bergerak untuk merubahnya. Karena para pejabat tidak akan pernah merubahnya, walaupun rakyat banyak menderita karena hal ini. Mereka lebih memikirkan bagaimana mendapatkan materi daripada memikirkan rakyat, sampai saat ini masih banyak rakyat yang belum mendapatkan haknya. Oleh karena itu, kita sebagai warga negara yang berdemokrasi harus bangun dari mimpi kita yang buruk ini dan merubahnya untuk mendapatkan hak-hak dan tak lupa melaksanakan kewajiban kita sebagai rakyat Indonesia.
Sebagaimana telah ditetapkan dalam UUD 1945 pada pasal 28, yang menetapkan bahwa hak warga negara dan penduduk untuk berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan maupun tulisan, dan sebagainya, syarat-syarat akan diatur dalam undang-undang. Pasal ini mencerminkan bahwa negara Indonesia bersifat demokrasi. Pada para pejabat dan pemerintah untuk bersiap-siap hidup setara dengan kita. Harus menjunjung bangsa Indonesia ini kepada kehidupan yang lebih baik dan maju. Yaitu dengan menjalankan hak-hak dan kewajiban dengan seimbang. Dengan memperhatikan rakyat-rakyat kecil yang selama ini kurang mendapat kepedulian dan tidak mendapatkan hak-haknya.
HAK DAN KEWAAJIBAN WARGA NEGARA :
1.  Wujud Hubungan Warga Negara dengan Negara Wujud hubungan warga negara dan negara pada umumnya berupa peranan (role).
2.  Hak dan Kewajiban Warga Negara Indonesia Hak kewajiban warga negara Indonesia tercantum dalam pasal 27 sampai dengan pasal 34 UUD 1945.
Hak Warga Negara Indonesia :
-   Hak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak : “Tiap warga negara berhak atas
pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan” (pasal 27 ayat 2).
-   Hak untuk hidup dan mempertahankan kehidupan: “setiap orang berhak untuk hidup serta berhak mempertahankan hidup dan kehidupannya.”(pasal 28A).
-   Hak untuk membentuk keluarga dan melanjutkan keturunan melalui perkawinan yang sah (pasal 28B ayat 1).
-   Hak atas kelangsungan hidup. “Setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh, dan Berkembang”
-   Hak untuk mengembangkan diri dan melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya dan berhak mendapat pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi, seni dan budaya demi
meningkatkan kualitas hidupnya demi kesejahteraan hidup manusia. (pasal 28C ayat 1)
-   Hak untuk memajukan dirinya dalam memperjuangkan haknya secara kolektif untuk membangun masyarakat, bangsa, dan negaranya. (pasal 28C ayat 2).
-   Hak atas pengakuan, jaminan, perlindungan, dan kepastian hukum yang adil serta
perlakuan yang sama di depan hukum.(pasal 28D ayat 1).
-   Hak untuk mempunyai hak milik pribadi Hak untuk hidup, hak untuk tidak disiksa, hak kemerdekaan pikiran dan hati nurani,hak beragama, hak untuk tidak diperbudak,
hak untuk diakui sebagai pribadi di hadapan hukum, dan hak untuk tidak dituntut atas dasar hukum yang berlaku surut adalah hak asasi manusia yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apapun. (pasal 28I ayat 1).
Kewajiban Warga Negara Indonesia  :
-   Wajib menaati hukum dan pemerintahan. Pasal 27 ayat (1) UUD 1945 berbunyi :
segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan
dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya.
-   Wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara. Pasal 27 ayat (3) UUD 1945
menyatakan  : setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya
pembelaan negara”.
-   Wajib menghormati hak asasi manusia orang lain. Pasal 28J ayat 1 mengatakan :
Setiap orang wajib menghormati hak asai manusia orang lain
-   Wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undang-undang. Pasal 28J ayat 2 menyatakan : “Dalam menjalankan hak dan kebebasannya,setiap orang wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undang-undang dengan maksud untuk menjamin pengakuan serta penghormatan atas hak kebebasan orang lain dan untuk memenuhi tuntutan yang adil sesuai dengan pertimbangan moral, nilai-nilai agama, keamanan, dan ketertiban umum dalam suatu masyarakat demokratis.”
-   Wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara. Pasal 30 ayat (1) UUD 1945. menyatakan: “tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara.”
Hak dan Kewajiban telah dicantumkan dalam UUD 1945 pasal 26, 27, 28, dan 30, yaitu :
1.  Pasal 26, ayat (1), yang menjadi warga negara adalah orang-orang bangsa Indonesia asli dan orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan undang-undang sebagai warga negara. Dan pada ayat (2), syarat-syarat mengenai kewarganegaraan ditetapkan dengan undang-undang.
2.  Pasal 27, ayat (1), segala warga negara bersamaan dengan kedudukannya di dalam
hukum dan pemerintahannya, wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu. Pada ayat (2), taip-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan.
3.  Pasal 28, kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan, dan sebagainya ditetapkan dengan undang-undang.
4.  Pasal 30, ayat (1), hak dan kewajiban warga negara untuk ikut serta dalam pembelaan negara. Dan ayat (2) menyatakan pengaturan lebih lanjut diatur dengan undang-undang.

Kamis, 22 Desember 2011

Masalah - masalah social yang ada di dalam masyarakat

masalah sosial adalah suatu ketidaksesuaian antara unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat, yang membahayakan kehidupan kelompok sosial. Jika terjadi bentrokan antara unsur-unsur yang ada dapat menimbulkan gangguan hubungan sosial seperti kegoyahan dalam kehidupan kelompok atau masyarakat.
Masalah sosial muncul akibat terjadinya perbedaan yang mencolok antara nilai dalam masyarakat dengan realita yang ada. Yang dapat menjadi sumber masalah sosial yaitu seperti proses sosial dan bencana alam. Adanya masalah sosial dalam masyarakat ditetapkan oleh lembaga yang memiliki kewenangan khusus seperti tokoh masyarakat, pemerintah, organisasi sosial, musyawarah masyarakat, dan lain sebagainya.
Masalah sosial dapat dikategorikan menjadi 4 (empat) jenis faktor, yakni antara lain :
1. Faktor Ekonomi : Kemiskinan, pengangguran, dll.
2. Faktor Budaya : Perceraian, kenakalan remaja, dll.
3. Faktor Biologis : Penyakit menular, keracunan makanan, dsb.
4. Faktor Psikologis : penyakit syaraf, aliran sesat, dsb.
 
Masalah Sosial Pendidikan :


Dari satu siaran press Institut Pertanian Bogor (IPB) yang saya baca waktu itu, Profesor Maman Djauhari (dosen Mathematika, Intitut Teknologi Bandung) mengatakan dalam salah satu konferensi internasional di IPB bahwa dari sekitar 2500 perguruan tinggi di Indonesia hanya ada 8 perguruan tinggi yang memiliki Jurusan atau Departemen Statistika. Wouw, kurang dari satu persen. Mungkinkah ini salah satu penyebab lemahnya penelitian di Indonesia?
Sebenarnya apa sih yang terjadi, dan mengapa sampai jurusan statistika kurang diminati? Bagaimana dampak kekurangan minat pada bidang statistik ini dalam kehidupan masyarakat? Semua itu muncul dalam benak saya sehabis membaca informasi dalam siaran press itu.
Teringat pada waktu kuliah dulu, ada seorang mahasiswa yang tidak naik kelas di tahun kedua. Orang tua sang mahasiswa menulis surat ke Rektor IPB yang dibacakan oleh beliau di depan kelas. Surat itu pada dasarnya mempertanyakan mengenai anaknya. Katanya anak saya itu pandai, kenapa dia tidak naik kelas? Kan “Statistik kerjanya hanya menghitung angka, masak anak saya nggak mampu berhitung”. Masalah ini ditanggapi cukup serius waktu itu, karena untuk meluruskan pandangan orang tentang Statistik.
Sudah bukan rahasia lagi bahwa pelajaran Statistik adalah momok bagi mahasiswa. Tidak hanya di Indonesia di Amerika pun sama saja, sehingga banyak yang menghindar untuk mengambil matakuliah Statistik kalau memungkinkan.  Hal ini bukan karena tingkat kesulitan dari mata pelajaran Statistik itu sendiri tetapi “image” yang berkembang sebelumnya sudah menakutkan. Pada waktu saya mengambil matakuliah Statistics Theory, waktu pelajaran kepala 4000 an (untuk Undergraduate Senior, dan Master) masih sekitar 15 orang per kelas mahasiswanya. Kelas 5000 an (untuk Master dan PhD) turun menjadi sekitar 10, dan kelas 6000 an (khusus untuk PhD) hanya tinggal 3 orang. Siapa yang mau mengambil kelas yang isinya hanya tiga orang, belum lagi kalau dosennya galak?  Tentunya kelas ini diambil hanya karena diwajibkan. Untuk kelas-kelas Statistik Terapan jumlah mahasiswanya memang sangat bervariasi karena ada semacam  keharusan bagi mahasiswa PhD Program di hampir semua jurusan untuk mengambil kelas Statistik Terapan. Kelas-kelas teori biasanya didominasi oleh mahasiswa yang berasal dari Asia. Terlihat sekali memang kalau orang-orang Amerika sendiri agak kurang berminat pada jurusan ini. Jangan tanya bagaimana saya bisa menarik inference seperti ini karena saya tidak bisa membuktikannya secara empirik.
Ilmu Statistik itu muncul sebenarnya karena kita semua punya keterbatasan. Keterbatasan dalam arti waktu, biaya, sumber daya manusia dll. Selain itu kalaupun kita tidak mempunyai keterbatasan dan bisa melakukan sensus, ada populasi tertentu yang hampir tidak mungkin kita hitung rata-ratanya. Contohnya, bagaimana kita menghitung rata-rata usia orang Indonesia secara tepat. Setiap menit ada yang lahir dan ada yang meninggal, setiap hari ada yang keluar dan ada yang masuk ke Indonesia, ada pula yang tidak mau dirinya dihitung dst. Jadi hampir tidak mungkin kita bisa menghitung rata-rata usia orang Indonesia secara tepat. Disinilah perlunya statistik.  Istilah-istilah seperti sample, survey, standard error misalnya, semuanya memperlihatkan bagaimana dengan keterbatasan yang ada kita bisa melakukan inferenceinference yang tepat pula.  Bagaimana memilih alat ini adalah suatu seni. yang mendekati kebenaran. Jadi kalau dilihat statistik adalah suatu alat yang kalau digunakan untuk situasi yang tepat akan menghasilkan
Mungkin ada contoh menarik yang sangat popular di sini, sewaktu ada mahasisiwa yang mau meneliti mengenai kebiasaan minum minuman keras dari kalangan mahasiswa secara umum.  Mahasiswa tersebut lalu mengambil samplenya di pintu library kampus Community College di malam hari. Dia mengambil sample setiap orang yang keluar dari library pada malam itu. Hasilnya bisa di duga akan sangat bias karena sample yang diambil hanya dari pengunjung Community College Library, tidak memasukkan mahasiswa dari regular 4 years College.  Karena penelitian dilakukan di malam hari, kemungkinan besar mahasiswanya berusia lebih tua dari rata-rata mahasiswa regular dan biasanya  sudah mempunyai pekerjaan tetap. Dan yang paling penting secara umum mahasiswa yang ke library pada malam hari kecil kemungkinannya adalah juga peminum yang kuat. Jadi bisa diduga kesimpulan dari survey ini sangat bias karena sample yang diambil tidak representatif.
Kelemahan di bidang penelitian di Indonesia terlihat pada saat pemerintah ribut masalah penemuan padi yang sekali tanam bisa panen tiga kali. Biasanya setelah panen sawah dibersihkan, diolah lagi dan untuk musim tanam berikutnya ditanam bibit yang baru. Dalam hal padi yang di temukan ini setelah panen, sawah dibiarkan sehingga bibit baru tumbuh dari bekas panen sebelumnya. Tujuannya agar petani tidak perlu membeli bibit lagi.  Sebelum di lempar ke masyarakat harusnya pemerintah tahu kalau sifat penelitian seperti itu adalah repeatable, dalam arti kalau diulang dalam kondisi yang sama akan mengeluarkan hasil yang sama. Ternyata setelah dipasarkan, ditanam oleh petani didaerah lain gagal menghasilkan hasil yang sama dengan yang dijanjikan. Terlihat bahwa pemerintah tidak terlalu perduli dengan statistik. Jika perduli tentunya sebelum benih dari padi ini dilempar ke masyarakat, mereka akan melakukan penelitian kembali dengan kondisi yang berbeda, lokasi yang berbeda dst.  Dan apakah akan memberikan hasil yang sama? Untuk hal ini alangkah baiknya melibatkan orang yang mengetahui lebih dalam tentang experimental design sehingga design penelitiannya lebih baik dan hasilnya lebih meyakinkan.
Banyak yang bisa dilakukan kalau kita familiar dengan statistik. Yang paling penting adalah kita bisa menjadi lebih berhati-hati kalau membaca kesimpulan dari suatu penelitian. Misalnya pada waktu UUP akan di undangkan, ada salah satu badan yang mengadakan jajak pendapat (maaf, lupa nama badannya). Kesimpulan yang di peroleh adalah sebagian besar masyarakat Indonesia menyetujui RUUP ini. Begitu membaca, pertanyaan yang muncul tentunya adalah bagaimana jajak pendapat (opinion polls) ini dilakukan.  Lalu apakah sample yang diambil sudah representatif, lalu berapa besar sample-nya dan masih banyak lagi pertanyaan yang bisa diajukan. Coba misalnya kita ganti lokasi samplenya dengan sample yang berasal dari daerah Bali atau Papua, apakah kesimpulannya akan tetap sama?  Terlihat bahwa betapa berbahayanya kalau salah menyimpulkan, dan kesimpulan itu digunakan untuk kebijaksanaan pemerintah. Contoh lain dalam bidang pemasaran yang pernah saya temui adalah ada perusahaan yang hampir bangkrut karena kesalahan dalam pengambilan keputusan. Hasil survey yang diperoleh perusahaan itu mengatakan kalau permintaan bahan bangunan tertentu sedang tinggi.  Perusahaan tersebut lalu mengimpor bahan-bahan bangunan tersebut sebanyak-banyaknya, yang ternyata tidak laku terjual. Ternyata survey tersebut tidak valid sehingga kesimpulannya salah.
Ini sekedar beberapa contoh, yang mengungkapkan minat dan pengamatan saya pada bidang kesukaan saya ini.  Semakin saya mengutak-atik terutama aplikasinya, terasa Statistik semakin menarik. Mudah-mudahan suatu saat statistik tidak lagi merana karena selalu dilihat sebagai sesuatu yang menakutkan, dan besar harapan saya, semoga pengambilan keputusan baik di perusahaan maupun pemerintahan akan semakin baik dengan penguasaan statistik yang memadai.